Menurut Dennis, investasi yang dikeluarkan di awal paling untuk menyewa kantor, membayar karyawan, termasuk membeli komputer dan pasang internet. Tiga karyawan di awal sudah cukup untuk customer service (CS) dan admin. HumasUIN – Dalam rangka optimalisasi kegiatan dan menyusun program kerja tahun 2024, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten melaksanakan Rapat Kerja … HumasUIN – Upaya Kementerian Agama terus meningkatkan kualitas layanan publik berbuah hasil. Ombudsman memberi skor 88,53 atas Hasil Penilaian Kepa …
- Game ini berkembang pesat dalam bentuk video game dengan berbagai fitur menarik.
- Jika ingin berkomunikasi dengannya, sang istri harus menelpon ke nomor pengasuh.
- “Problemnya, apakah parlemen akan menyetujuinya bila mereka juga terlibat judi online?” ucapnya.
- Istrinya punya usaha kuliner, pelan-pelan mencicilnya.
Sempat Minta MK Batalkan Kemenangan Luthfi-Taj Yasin, Andika-Hendi ‘Ndadak’ Cabut Gugatan di MK
Para admin harus bertindak menghapus pesan itu secepatnya. Andang termasuk yang paling aktif melakukan itu. Tak seperti Dennis dan Hafid, Oni telanjur terjerat adiksi judi, yang mengikat dirinya harus menjalani realitas bekerja di perusahaan judi demi juga untuk berjudi. Jika Dennis merantau ke luar negeri, Hafid tetap di Indonesia.
Bangun Sinergi dengan UIN Banten, PT KSI Tanam Pohon dan Kuliah Umum
Dennis akhirnya membuka judi daring sendiri pada tahun 2016. Menurut dia, ia pernah sampai pada keuntungan bersih hingga Rp 80 juta per hari. Padahal, bisnis judi daring-nya itu disebutnya masih berskala kecil-menengah saja. Menurut Dennis, ia berada di lingkaran judi lebih kurang selama tiga tahun dari 2014 sampai 2017. Bukan di Indonesia, melainkan di perbatasan antara Kamboja dan Thailand. Sebelum diajak teman dan berangkat ke luar negeri, Dennis pernah bekerja di salah satu perusahaan di Jakarta.
- Usaha utamanya yang di sana (Kamboja) dan saya direkrut untuk mengurus (perjudian) yang di sana,” kata Dennis.
- Citra ustaz yang kini fokus berdakwah soal buruknya perjudian melekat pada sosok Dennis.
- Upaya ini tentu harus disesuaikan dengan straafmacht atau ancaman hukuman yang diatur dalam pasal-pasal persangkaannya.
”Dulu, anak perempuan saya yang paling besar bahkan sempat tidak mau mengakui saya,” kata Andang masygul. Titik terendahnya adalah saat ia sempat berpikir untuk mengakhiri hidup. Jauh lebih buruk dari pikiran untuk berbuat kriminal. ”Saya sempat berpikir untuk menjadi kurir narkoba. Tapi syukurlah, link alternatif kubatoto saya tidak ada akses ke sana,” kata Andang.
Sekaligus ruang untuk saling mengingatkan tentang bahaya judi daring. Para pejudi pada akhirnya sadar bahwa berjudi menjadi bentuk kecanduan yang sulit mereka atasi. Di ruang cakap-cakap virtual, seperti Whatsapp (WA), mereka membentuk semacam ”support group”, salah satunya grup WA bertajuk ”Hijrah Community”.
- Berbeda dengan narkoba yang ada titik jera hingga proses hukum, judi sebaliknya.
- Tak seperti Dennis dan Hafid, Oni telanjur terjerat adiksi judi, yang mengikat dirinya harus menjalani realitas bekerja di perusahaan judi demi juga untuk berjudi.
- Menurut Dennis, mereka tinggal menyewa tempat di kasino yang telah berlisensi dan tentunya punya beking kuat.
- Tiga karyawan di awal sudah cukup untuk customer service (CS) dan admin.
- Kondisi yang disebut sebagai fenomena “nyaris menang” itu memengaruhi cara otak dalam merespons.
Misalnya dengan mengatur persentase kemenangan (win rate). Di luar itu, para pemilik situs juga harus siap-siap jika ada oknum ”reseh” yang meminta setoran. Baik dari Indonesia maupun di luar negeri (Kamboja).
Berkaca pada dua kasus di atas, Bambang Rukminto juga yakin hukuman yang diberikan tidak akan memberikan efek jera. Sebab, akibat yang ditimbulkannya cukup luas di masyarakat. Apalagi, berdasarkan Pasal 27 ayat 2 Udang-Undang ITE dan Pasal 303 KUHP, ancaman hukuman maksimal untuk pelaku adalah 10 tahun penjara. “Seharusnya, jika tidak (diberi hukuman) maksimal, ya paling tidak 5-8 tahun penjara,” katanya. Alih-alih berhenti, ia justru mencari cara untuk bisa terus bermain.
